Kelebihan Berat Badan Saat Hamil? Ini Resiko yang Akan Dihadapi
Posted by nadia on 14th June 2017
| 30 views

Kelebihan berat badan saat hamil – Perlu Anda tahu bahwa kematian bayi diperkirakan terjadi pada 12 bayi per 10 ribu bayi pada ibu dengan berat badan normal. Penelitian tersebut menunjukkan bahwasannya resiko kematian bayi sedikit meningkat pada ibu hamil dengan berat badan berlebih atau sedikit obesitas. Sementara itu, ibu dengan obesitas tingkat 2 atau pun 3 memiliki resiko kematian bayi hingga 2 kali lipat, jika dibandingkan kehamilan pada ibu dengan berat badan normal. Tak hanya itu saja, obesitas pada kehamilan ternyata juga mengundang banyak resiko kesehatan yang lainnya.

Sebagian besar kematian pada bayi tersebut disebabkan oleh asfiksia lahir, atau pun suatu kondisi bayi baru lahir yang kesulitan untuk bernafas, memiliki cacat lahir, terkena infeksi, dan alami sindrom kematian mendadak. Pada ibu hamil dengan obesitas pada tingkat 2 atau pun 3, ada peningkatan resiko keamtian karena kecacatan lahir dan juga sindrom kematian dadakan pada bayi. Adapun resiko kesehatan lain pada ibu hamil dengan berat badan berlebih atau obesitas diantaranya sebagai berikut.

Resiko Kelebihan Berat Badan Saat Hamil

Kelebihan Berat Badan saat Hamil

Keguguran

Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan resiko ibu hamil alami keguguran. Semakin berat badan ibu hamil, maka semakin tinggi pula resiko janin untuk mengalami perkembangan yang tidak diinginkan.

Diabetes gestasional

Diabetes gestasional atau diabetes yang biasanya terjadi selama masa kehamilan ini ditandai dengan tubuh yang tak bisa mengolah gula serta karbohidrat secara efektif. Akibatnya, kadar gula dalam darah akhirnya melonjak naik. Kebanyakan ibu hamil yang alami kondisi tersebut bisa kendalikan kadar gula darah dengan rutin olahraga dan menerapkan pola makan sehat. Sebagian wanita mungkin saja akan butuh insulin untuk jaga kadar gula darahnya agar tetap normal. Mengendalikan kadar gula darah ini sangat penting sekali dilakukan sebab diabetes gestasional yang tak dikendalikan bisa tingkatkan resiko kelahiran prematur, preklamsia, lahir Caesar, bayi lahir dengan kadar gula darah rendah, terkena penyakit kulit, dan lain – lain.

Infeksi

Misalnya saja infeksi pada saluran kemih dan infeksi setelah melahirkan, baik itu melahirkan normal atau Caesar. Jika Anda merasakan adanya gejala infeksi pada saluran kemih, maka segera periksakan diri ke dokter. Gejala – gejalanya bisa saja berupa nyeri pada saat buang air kecil, air urine yang berwarna keruh, atau pun kemerahan dan berbau, seringnya buang air kecil, punggung yang terasa nyeri, perut dibagian bawah terasa seperti ditekan, kelelahan, demam, dan mual.

Kehamilan berkepanjangan

Kelebihan berat badan atau obesitas saat hamil juga meningkatkan resiko berlanjutnya masa kehamilan melampaui perkiraan tangga lahir.

Preeklamsia

Ibu hamil yang alami kelebihan berat badan beresiko alami preeklamsia yang biasanya ditandai oleh tekanan darah tinggi selama masa kehamilan dan juga tanda – tanda kerusakan ginjal maupun sistem organ yang lain.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang resiko yang akan dihadapi jika kelebihan berat badan saat hamil. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 5 Hal yang Sering Mengganggu Saat Trisemester Pertama Kehamilan