Tips Pernikahan

Berbagai tips pernikahan termasuk mengenai cinta dan keharmonisan suami istri, perceraian, dan perselingkuhan

Efek Jangka Panjang Perceraian Pada Anak

efek perceraian pada anakPerceraian merupakan peristiwa yang menyedihkan yang dapat menimpa sebuah rumah tangga. Alasan perceraian bisa bervariasi, namun efek yang ditimbulkan, terutama terhadap anak-anak, selalu sama. Trauma. Efek perceraian terhadap anak umumnya adalah trauma akan perpisahan. Dampak besar-kecil dari efek tersebut bervariasi tergantung pada usia anak ketika orang tuanya bercerai. Anak-anak balita mungkin tidak mengerti apa yang terjadi di antara kedua orang tua mereka, namun seiring pertambahan usia mereka akan mulai bertanya-tanya mengapa kedua orang tuanya hidup terpisah.

Anak-anak usia sekolah dasar masih dapat diberikan penjelasan palsu mengenai mengapa orang tuanya berpisah, dan mereka cenderung percaya dengan penjelasan itu hingga mereka beranjak dewasa. Anak-anak yang memasuki usia remaja umumnya sudah mengerti mengenai perceraian, dan mereka tidak dapat dibohongi dengan alasan palsu. Remaja cenderung berpura-pura tegar ketika orang tua mereka berpisah namun sebenarnya memiliki trauma yang cukup dalam.

Anak korban perceraian cenderung tumbuh dengan keragu-raguan akan cinta sejati. Mereka bercermin pada perceraian orang tua mereka, dan merasa buat apa ada cinta jika akhirnya berpisah. Anak korban perceraian akan tumbuh menjadi pribadi yang menutup diri, mencoba menyembunyikan trauma yang mereka rasakan. Mereka merasa iri dengan teman-teman mereka yang memiliki orang tua yang saling mencintai. Mereka cenderung membandingkan kehidupan mereka dengan teman-teman mereka.

Perpisahan dengan anak selalu menjadi bagian tersulit dari sebuah perceraian. Orang tua yang kehilangan hak asuh pasti akan sedih berpisah dengan buah hatinya. Demikian pula sang anak, mereka akan sedih harus terpisah dari salah satu orang tua mereka. Hubungan pasca perceraian antara anak dan orang tua tidak boleh dipisahkan. Sebaiknya, kedua orang tua bijak dalam mengasuh anak mereka. Meski hubungan berakhir kacau, namun demi anak-anak orang tua harus mampu mengesampingkan ego mereka dan tetap mencoba memberikan pengasuhan dua pihak. Orang tua yang memperoleh hak asuh tidak boleh memisahkan anaknya dari orang tua yang lain karena itu akan berdampak buruk bagi anak-anak.

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.