Tips Pernikahan

Berbagai tips pernikahan termasuk mengenai cinta dan keharmonisan suami istri, perceraian, dan perselingkuhan

Tentang Keluarga Harmonis

keluarga harmonisEksistensi manusia bukan hanya sebagai makhluk biologis dan personalistis yang senantiasa berhubungan dengan manusia lainnya, melainkan juga sebagai makhluk Tuhan. Aku berhubungan dengan engkau dalam rangka mencapai hubungan sempurna dengan Tuhan. Aku, engkau dan Tuhan merupakan mata rantai yang saling berkaitan demi mewujudkan hubungan harmonis yang diidamkan. Hubungan antara aku dan engkau tidak melulu bersifat duniawi saja atau profan, melainkan juga bersifat sakral yakni memberi peluang bagi kehadiran Tuhan dalam hubungan kita.

Selanjutnya, kasih sayang antara aku dan engkau tidak hanya berada pada dataran biologis yang mengeksploitasi berahi dan seks, melainkan juga mengemban amanat dan kepercayaan dari Tuhan untuk membesarkan dan membimbing anak-anak secara holistik dan integral. Aku dan engkau bahu-membahu menciptakan keluarga harmonis yang mampu mengantarkan anak-anak menuju pintu gerbang masa depan yang gemilang. Aku dan engkau yang sekarang adalah anak-anak kita di masa yang akan datang. Segala tingkah-laku dan perbuatan aku dan engkau akan dituai oleh anak-anak kita di masa depannya.

Hubungan sempurna dan hubungan harmonis antara aku dan engkau, tidak sebatas hubungan personalistis yang hanya memperkaya jiwa dan menyuburkan batin aku dan engkau saja. Akan tetapi harus mampu menjadikan anak-anak kita memiliki rasa simpati dan empati terhadap sesamanya yang membutuhkan kepedulian. Aku dan engkau tidak menghendaki anak-anak kita memiliki kepandaian dan kesuksesan setinggi langit, namun tidak pernah mau mengerti dengan penderitaan di sekelilingnya.

Setiap saat aku dan engkau harus selalu mengaca diri dan bercermin bahwa keluarga harmonis harus menjadi titik tolak menuju ruang-lingkup yang lebih besar yakni dunia yang harmonis dan damai, penuh cinta terhadap sesama. Paradigma kita bukan mengejar harta tapi mengasah rasa. Bukan memburu benda tapi mengolah jiwa. Semoga perjalanan dunia kita semakin historis bukan semakin histeris. Semoga kehidupan dunia kita semakin berbudaya bukan semakin berbuaya. Semoga!

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.