Tips Pernikahan

Berbagai tips pernikahan termasuk mengenai cinta dan keharmonisan suami istri, perceraian, dan perselingkuhan

Menaklukkan Suami Secara Bijaksana

suami galakSetelah menikah, banyak wanita yang mengeluhkan hubungannya, baik hubungan mertua maupun dengan pasangan. Sebagian besar menganggap bahwa semakin bertambahnya usia pernikahan, perasaan cinta suami kepada istri semakin berkurang. Kesimpulan tersebut diperoleh dari adanya perubahan sikap yang mulanya calon suami yang sangat sabar dan mencintai, menjadi suami kasar atau suami pemarah. Sehingga tidak mengejutkan bila terdapat pasangan yang melakukan perceraian, meskipun baru saja menjalani kehidupan berumahtangga. Sebaiknya istri melakukan beberapa hal sebagai upaya menaklukkan suami pemarah atau yang kasar terhadapnya, sebelum terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Berikut merupakan tips sederhana dalam menaklukkan suami secara bijaksana:

• Memahami bahwa sesuatu hal terdapat hubungan kausal atau sebab dan akibat. Demikian pula bila suami kasar atau pemarah, pasti terdapat penyebab yang mampu merubah prilaku suami. Maka segera cari penyebabnya mengapa suami berubah sikap kepada Anda. Bila suami tidak dapat diajak berkomunikasi dengan baik. Cari alternatif yang lain, misalnya dengan bertanya pada sahabat dekat, saudara, atau pada orang tua suami.

• Komunikasi yang baik bukanlah dengan cara mengintrogasi suami dengan tuduhan-tuduhan tanpa bukti yang jelas. Sehingga seringkali suami merasa jengkel ketika bertemu dengan kita. Lakukan komunikasi dengan pertimbangan situasi dan kondisi. Misalnya tidak membrondong pertanyaan, ketika suami baru datang dari kantor, dan lain sebagainya

• Mencoba mencari jawaban penyebab suami kasar dan pemarah dari diri sendiri. Sering kali istri merasa selalu benar, padahal terdapat beberapa hal yang penting terbengkalai. Misalnya istri yang bekerja menganggap dirinya telah membantu suami dalam mencari nafkah, tetapi sering kali melupakan tanggung jawab nya sebagai ibu rumah tangga. Sehingga mencoba intropeksi diri, atas segala prilaku dan berpenampilan sehari-hari. Sebab seringkali wanita yan telah menikah kurang memperhatikan penampilannya. Maka untuk menaklukkan suami, ingat kembali masa-masa indah saat pertama bertemu suami, apa yang menyebabkan suami mencintai Anda. Kemudian lakukan hal tersebut sebaik mungkin, sebagai usaha untuk mengingatkan suami akan perasaan dan sikapnya dulu kepada Anda. Dan lakukan peranan sebagai seorang istri sebaik mungkin, sehingga suami akan semakin sayang kepada Anda.

• Ketika terdapat masalah dengan suami, beri dia waktu untuk dirinya sendiri. Sebab pria berbeda dengan wanita ketika menghadapi suatu masalah. Kaum wanita cenderung menyelesaikan masalah secepat mungkin. Sedangan pria membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri ketika mengalami suatu masalah, sehingga jawaban atas suatu masalah menjadi suatu keputusan terbaik yang dia buat.

• Lakukanlah beberapa kompromi dengan suami. Sehingga dapat saling menghargai, menghormati, dan menekan sikap egois masing-masing pihak.

• Hindari segala prasangka buruk atau pikiran negatif kepada suami. Biasanya pemicu suatu masalah dalam rumah tangga yakni adanya prasangka buruk pada pasangan, sehingga memicu suatu konflik yang sebetulnya tidak perlu terjadi.

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.