Bolehkah Pijat Saat Hamil? Amankah?
Posted by nadia on 7th June 2017
| 59 views

Bolehkah pijat saat hamil – banyak diantaranya wanita hamil yang menanyakan, apakah pijat ketika hamil diperbolehkan? Rasa pegal dan nyeri terutama bagian punggung adalah hal yang wajar dirasakan oleh ibu hamil. Seiring bertambahnya usia kehamilan, semakin banyak juga keluhan yang di rasakan ibu hamil. Hal ini sangat berhubungan dengan besarnya janin dalam kandungan. Jadi beban perut kedepan juga semakin besar ditambah sejumlah otot yang bermanfaat sebagai penyangga tulang punggung juga semakin teregang. Kondisi inilah yang menyebabkan adanya keluhan seperti pegal yang dirasakan semakin kerap di alami. Hal ini juga memicu ibu hamil untuk mempertanyakan Bolehkah pijat saat hamil”.¬†Hal tersebut terutama¬†dilakukan untuk mengurangi keluhan-keluhan tersebut.

Bagaimana dengan pemijatan bagian punggung ketika hamil? Apakah memang benar pijat ketika hamil bisa mempengaruhi bentuk wajah bayi dalam kandungan? Sesungguhnya pemijatan yang telah di lakukan pada bagian punggung tidak ada masalah sama sekali. Apalagi adanya mitos yang dapat mempengaruhi bentuk muka si kecil dalam kandungan. Pada umumnya, bila di lihat dengan antonym, bayi ada dalam rahim yang sudah di lengkapi oleh air ketuban. Yang mana salah satu manfaat dari air ketuban tersebut ialah menahan goncangan yang telah terjadi yang asalnya dari luar tubuh sang ibu.

[Baca: 5 Hal yang Paling Disukai Pria saat di Ranjang]

Tidak hanya itu saja, rahim juga mempunyai pelindung yang berupa tulang punggung disertai dengan beberapa otot penyangga. Sehingga ibu hamil tak perlu khawatir dengan pemijatan yang telah di lakukan pada bagian punggung. Karena beredar kabar jika pemijatan tersebut akan mempengaruhi bentuk muka si kecil. Memang betul, ada di antaranya masyarakat yang yakin dengan hal itu, ditambah lagi mereka meyakini jika perut sang ibu turun di bagian bawah, harus segera di betulkan yang caranya dipijat bagian perut. Tahukan anda jika sebenarnya pijatan pada bagian perut ini sangat berbahaya bila di lakukan. Sebab hal ini akan menyebabkan pelepasan plasenta di tempat melekatnya rahim, serta pijat perut ketika hamil bukanlah hal yang disarankan.

Bila hal tersebut terjadi dengan ibu hamil, hal ini akan menyebabkan masalah dengan janin yang terdapat dalam kandungan. Bahkan tidak jarang hal tersebut bisa menimbulkan kematian janin dalam rahim.

Memang sebagian banyak yang mengetahui istilah luar, seperti merubah posisi janin di dalam kandungan dari posisi melintang ataupun sungsang menjadi posisi kepala yang normal. Tapi hal ini cuma boleh di lakukan saat memenuhi indikasi dan beberapa syarat tertentu. Seperti proses tindakan, yang dilakukan tersedia sejumlah alat monitoring cukup memadai dan harus di lakukan dari tangan-tangan yang ahli dan berpengalaman dalam bidangnya. [Baca: Harus Seberapa Sering Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil]

Jadi, apakah anda sebagai wanita hamil pernah minta suami memijat bagian punggung anda yang sakit? Bila masih belum pernah, ibu hamil bisa mencobanya, asalkan pemijatannya tidak terlalu keras dan dengan lembut. Karena pijatan yang telah di berikan suami bukan cuma akan memberi relaksasi terhadap tubuh ibu yang terasa pegal-pegal. Selain itu pijatan seorang suami juga termasuk satu bukti total dari suami untuk proses kehamilan sang istri. Dan hal tersebut juga bisa memberi rasa aman, sekaligus mampu mengurangi depresi selama masa kehamilan.

Dengan demikian untuk anda yang bertanya-tanya tentang Bolehkah pijat saat hamil, maka anda bisa simpulkan jika selama aman, dan dikonsultasikan terhadap dokter. Maupun dilakukan oleh pemijat ahli yang sesuai dengan kegunaannya, itu tidak berpengaruh pada janin. Jika anda masih ragu, dapat berkonsultasi pada dokter kandungan anda sebelum melakukannya sebab masing-masing kondisi kehamilan wanita yang berbeda-beda.

[Baca Juga: Cara Cepat Mencapai Klimaks Saat Berhubungan Intim di Bulan Puasa]