Terasa Sakit Dibagian Perut Saat Hamil, Amankah?

Terasa sakit dibagian perut saat hamil, amankah – Alami sakit perut adalah salah satu ketidaknyamanan yang normal terjadi pada saat kehamilan. Akan tetapi, kondisi tersebut bisa saja jadi tanda bahwa Anda mungkin alami komplikasi kehamilan serius. Sakit perut yang dikategorikan normal umumnya disebabkan oleh efek dari perubahan tubuh pada saat hamil. Anda mungkin bisa rasakan sakit perut yang tajam seperti kram seiring dengan semakin membesarnya ukuran rahim.

Untuk itu Anda disarankan agar selalu waspada sebab sakit perut juga bisa jadi tanda adanya komplikasi kehamilan. Umumnya, sakit perut yang berbahaya ini sering sekali diiringi oleh demam, mual, menggigil, muntah, sakit kepala parah, perdarahan, penglihatan tak jelas, kram perut yang hebat, keluarnya cairan vagina, pembengkakan, sakit saat buang air kecil, ada darah di urine, dan sulitnya buang air kecil.

Kondisi yang seperti ini juga bisa jadi sangat berbahaya bila tak kunjung membaik setelah istirahat atau jika rasa sakit membuat Anda sulit untuk bernafas, berbicara, maupun berjalan. Beberapa kemungkinkan terjadi komplikasi kehamilan berbahaya yang ditandai oleh sakit dibagian perut saat hamil diantaranya sebagai berikut.

Komplikasi Kehamilan Berbahaya yang Ditandai oleh Sakit Dibagian Perut

sakit dibagian perut saat hamil
Sakit dibagian perut saat hamil, bisa jadi pertanda. Source: Tips Pernikahan

Keguguran

Sakit perut yang bisa Anda rasakan mungkin saja terasa seperti kram, rasa sakitnya juga bisa bersifat ringan atau pun tajam, bahkan bisa lebih seperti sakit dibagian bawah punggung. Sebelum Anda alami sakit perut, keguguran bisa ditandai oleh keluarnya darah dari vagina. Sakit perut tanda keguguran bisa saja terjadi pada 20 minggu pertama kehamilan.

Kehamilan ektopik

Bila sakit perut yang Anda alami terasa tajam terjadi disatu sisi perut, itu bisa indikasi Anda alami kehamilan ektopik.

Abrupsi plasenta

Ini adalah suatu kondisi yang mengancam jiwa, yang mana plasenta terpisah sebagian atau pun seutuhnya di dalam rahim sebelum ahirnya bayi terlahir ke dunia. Abrupsi plasenta mungkin bisa ditandai dengan kram atau pun kontraksi yang tak kunjung hilang. Kondisi ini kadang juga sebabkan perdarahan yang datang tiba – tiba dan terlihat jelas, atau pun bisa juga Anda tak menyadari perdarahan tersebut sebelumnya.

Lahir prematur

Kondisi ini bisa saja terjadi bila Anda alami sakit dibagian perut akibat kontraksi atau pun kram seperti menstruasi yang terjadi sebelum kehamilan Anda berusia 37 minggu. Tanda – tanda yang lainnya adalah pedarahan vagina, semakin meningkatnya cairan vagina, terjadinya peningkatan tekanan di panggul, atau pun punggung bawah yang terasa sakit.

Preeklamsia

Anda dapat dikatakan alami preeklamsia bila memiliki tekanan darah tinggi yang menetap setelah kehamilan berusia 20 minggu, serta ada protein di urine Anda. Gejala penting yang harus Anda waspadai jika alami pembengkakan secara tiba – tiba, berat badan meningkat cepat, sakit kepala, dan juga gangguan penglihatan. Selain hal tersebut, Anda juga bisa saja merasakan gejala lain, seperti sakit perut dibagian atas perut, mual, maupun muntah.

Infeksi di saluran kemih

Kondisi tersebut mungkin saja ditandai oleh sakit dibagian bawah perut atau yang lebih sering terjadi diatas tulang kemaluan, buang air kecil jadi menyakitkan, maupun air urine berbau busuk bahkan bercampur dengan darah. Bila tak segera ditangani dengan baik, maka kondisi tersebut bisa saja memicu Anda alami infeksi ginjal atau pun melahirkan secara prematur.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang sakit dibagian perut saat hamil. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *