Tips Cara Menghadapi Suami yang Hiperseks

Hiperseks merupakan salah satu gangguan seksual yang membuat penderitanya memiliki kecenderungan untuk melakukan aktivitas seksual secara berlebihan. Salah satu tandanya yakni jika ia memiliki dorongan seksual yang tidak bisa dikontrol.

Psikiater dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Natalia Widiasih mengatakan, gangguan ini bisa dialami oleh pria maupun wanita. Pada pria, kondisinya disebut satryasis, sedangkan pada wanita disebut nymphomania.

“Pada orang yang hiperseks, meskipun sudah memiliki pasangan, biasanya mereka akan melakukan hubungan seksual kepada siapa saja, dan melakukan hal itu tanpa melibatkan perasaan,” ungkap Natalia dalam acara seminar media yang digelar PT Abbott Indonesia dan Seksi Bipolar Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indoensia (PDSKJI) di Jakarta.

“Orang yang hiperseks juga kecanduan film-film dewasa, dan sering ada dorongan berlebihan untuk melakukan masturbasi,” lanjutnya.

Pada orang dengan gangguan bipolar, peningkatan libido atau dorongan gairah seksual juga kerap terjadi, terutama pada fase manik atau kambuh. Bedanya, hiperseks pada gangguan bipolar akan hilang setelah orang tersebut memasuki fase remisi atau kekambuhannya mulai berhenti.

“Saat mengalami peningkatan libido, orang dengan bipolar bisa melakukan hubungan seksual dengan siapa saja, bahkan dengan orang yang baru dikenalnya. Namun saat tersadar, mereka akan merasa malu dan sedih. Inilah yang kemudian mengakibatkan orang tersebut depresi, bahkan ada yang sampai bunuh diri,” ujarnya.


Bagaimana Menghadapi Pasangan Hiperseks?

Tips Cara Menghadapi Suami yang Hiperseks

Hiperseks atau dalam bahasa sederhananya adalah keinginan yang berlebih dari seseorang untuk melakukan hubungan seks, merupakan salah satu masalah serius pasangan suami istri.

Menghadapi pasangan yang memiliki kecenderungan hiperseks tentu saja membutuhkan kesabaran ekstra, karena kebutuhan seks yang tidak tersalurkan salah satunya akan membuat seseorang menjadi stres.

Bagaimana menghadapi pasangan yang memiliki kecenderungan hiperseks?

1. Carilah penyebab utama mengapa pasangan Anda menjadi hiperseks. Bisa jadi karena kondisi yang tidak nyaman saat Anda dan pasangan bercinta, misalnya tidak pernah mencapai orgasme.

2. Hiperseks bisa disebabkan karena kelainan pada otak, yang menyebabkan keinginan atau hasrat bercinta seseorang menjadi semakin meningkat.

Anda tidak perlu heran karena sebenarnya hal ini sangat lumrah. Pria dan wanita di atas usia 25 tahun akan lebih sering memikirkan untuk melakukan hubungan seksual. Karena itulah, alihkan perhatian si dia untuk hal-hal yang lebih berguna. Hal itu akan sangat membantu mengontrol hasrat seksualnya yang menggebu.

3. Hiperseks bisa terjadi karena pasangan terlalu banyak mencapai orgasme, bahkan hingga beberapa kali pada satu sesi bercinta. Terlalu sering orgasme akan menyebabkan kecanduan, karena keinginan untuk kembali mengulang sesi bercinta akan semakin besar.

4. Jika Anda kewalahan mengatasi hiperseks pasangan, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan psikiater atau dokter.

5. Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat penahan hiperseks yang dijual bebas tanpa resep dokter.

Hadapilah pasangan Anda yang memiliki kecenderungan hiperseks dengan kepala dingin, dan komunikasikanlah apa yang sebenarnya menjadi keinginannya.


4 Cara Imbangi Libido Pria yang Tinggi

hubungan int1m

Pria dengan dorongan seks yang tinggi mungkin tak akan terpuaskan dengan pasangan yang tidak mampu mengimbanginya dalam hal stamina maupun kebutuhan akan seks itu sendiri. Di lain pihak, Anda pun mungkin resah karena setiap kali tidak mampu memberikan kepuasan pada pasangan.

Lama-kelamaan hal ini akan menimbulkan jurang dalam kehidupan seks Anda berdua. Oleh karena itu, sebelum Anda menjadi semakin berjarak dengan pasangan, segera rancang kembali pola hubungan Anda.

Dengan demikian, tak ada yang merasa tersiksa karena tak terpuaskan, dan sebaliknya Anda berdua pun dapat menikmati setiap momen berdua itu.

Anggaplah itu pernyataan cinta darinya.

Ketika si dia kerap mendesak Anda untuk bercinta, mungkin Anda akan merasa bahwa hal terpenting dalam hubungan ini baginya hanya hubungan fisik. Sayangnya, Anda merasa ia kurang mementingkan hubungan fisik yang juga bisa menunjukkan rasa sayangnya, misalnya pelukan, kecupan di dahi, atau genggaman tangannya.

Anda merasa ia hanya menginginkan seks. Tetapi, cobalah untuk memasuki alam berpikirnya. Mungkin karena ia masih menganggap tubuh Anda masih membuatnya bernafsu, atau bahwa ia begitu mendambakan Anda dalam setiap momen.

Bila Anda menyadari hal ini, semestinya Anda juga bisa bersyukur bahwa ia menginginkan Anda, bukan menginginkan perempuan lain. Anda juga perlu bersyukur bahwa baginya seks bukan sekadar kewajiban. Maka, nikmati setiap momen tersebut.

Jadikan lebih berkesan untuk Anda dan dia

Meskipun suami lah yang punya libido tinggi, tidak berarti Anda harus menuruti kemauannya begitu saja. Bagaimana pun, berhubungan seks membutuhkan kerjasama dua pihak. Maka, sampaikan apa keinginan Anda. Anda tidak harus menyampaikannya melalui kata-kata, tetapi juga melalui bahasa tubuh Anda. Misalnya, dengan mengarahkannya untuk melakukan lebih banyak foreplay.

Gunakan cara yang berbeda untuk menyentuhnya.

Tanpa berkata-kata, bimbing si dia untuk membelai Anda lebih dulu.  Sebelum membiarkannya mencapai puncak, berikan momen emosional yang membuat si dia makin sayang pada Anda. Tatap matanya dalam-dalam, ubahlah suara dan ekspresi Anda ketika merasakan dirinya ejakulasi.

Hal ini akan membuat seks buat Anda tidak cuma berkaitan dengan intercourse, tetapi juga seni menyayangi. Siapa bilang bercinta harus melalui vagina intercourse saja? Ketika pasangan menginginkannya, jangan langsung memanjakannya dengan sesi bercinta.

Kalau hal itu Anda selalu Anda lakukan, “magic”-nya perlahan akan memudar. Jaga agar si dia tetap penasaran pada apa yang akan Anda lakukan, meskipun sudah menikah lima atau tujuh tahun. Gelitik kulitnya dengan ujung gaun tidur Anda yang seksi, tanpa membiarkan dirinya menguasai Anda.

Si dia pasti akan semakin menginginkan Anda. Pun ketika sesi bercinta dimulai, jangan biarkan ia langsung mencapai klimaks. Lakukan variasi dengan memintanya mengubah posisi yang lebih nyaman bagi Anda.

Kemudian, pikirkan cara lain untuk mencapai orgasme. Bisa melalui seks oral, sentuhan pada payudara Anda (dan pada payudaranya, karena payudara pria pun sangat sensitif), atau stimulasi pada penisnya.

Tingkatkan kebugaran Anda.

Jika si dia punya stamina yang begitu tinggi untuk melakukan hubungan seks hampir tiap hari, mau tak mau Anda harus berusaha mengimbanginya. Caranya, dengan mulai rutin berolahraga. Anda bahkan bisa melakukannya berdua dengan si dia, entah itu jalan pagi, joging, bersepeda, atau berenang bersama. Selain itu, jangan lupa terus melakukan variasi saat berhubungan seks.

Carilah metode stimulasi yang baru, atau posisi-posisi yang baru.

Mandi bersama pun bisa menjadi pengantar hubungan intim yang nyaman. Dengan terus mengembangkan variasi, Anda bisa memastikan bahwa Anda berdua pun tidak bosan bercinta dengan cara yang itu-itu saja.


8 Tanda-tanda Seseorang Dapat Disebut Hiperseks

tips berhubungan ena-ena untuk pasangan ldr

Setiap manusia memiliki kebutuhan seks yang berbeda-beda.

Ada yang menganggap seks hanya sebagai pelengkap hidup, tapi tidak sedikit yang menjadikannya kebutuhan utama.

Namun, dalam sejumlah penelitian tidak sedikit para ahli yang menemukan fakta bahwa seseorang harus memenuhi kebutuhan seksnya secara berlebih.

Tak heran kalau muncul istilah hiperseks.

Predikat hiperseks bisa dialami pria dan wanita termasuk pasangan suami istri.

Dilansir dari situs Mayo Clinic, ekspresi atau dorongan seks yang berlebihan dibanding pekerjaan atau menjaga kesehatan bisa mengganggu ritme kehidupan.

Dalam istilah medis, perilaku seks kompulsif juga sering disebut hiperseks, nymphomania, atau erotomania.

Ada juga yang menyebut kecanduan seks atau maniak seks.

Tetapi dua istilah terakhir ini biasanya berkaitan atau merujuk pada tingginya aktivitas seksual bersamaan dengan penggunaan alkohol, narkoba, atau perjudian.

Menurut penjelasan dalam situs Mayo Clinic, perilaku seks kompulsif secara umum dipertimbangkan sebagai suatu kelainan yang dialami seseorang dalam mengendalikan impuls atau dorongan seks.

Akibat kelainan ini, seseorang tak mampu menolak godaan atau dorongan melakukan tindakan seks yang merugikan diri sendiri ataupun orang lain.

Munculnya perilaku hiperseks ternyata tidak terjadi begitu saja.

Ada sejumlah penyebab yang mempengaruhinya.

Berikut delapan tanda seseorang mengalami hiperseks :

1. Memiliki banyak pasangan seks atau sering melakukan aktifitas seks dengan bukan pasangannya.

2. Berhubungan seks dengan pasangan yang tidak dikenal

3. Menggunakan aktifitas seks lewat dunia maya, seperti mengumbar gambar seksualitas lewat telepon atau internet

4. Menghindari keterlibatan emosional dalam hubungan seksual

5. Sering melakukan masturbasi

6. Sering kali melihat atau menggunakan materi-materi pornografi.

7. Melakukan hubungan seks bersifat masokisme dan sadisme.

8. Memamerkan seksualitas kepada umum.


Faktor yang Bikin Anda Jadi Hiperseks

Tips Bercinta Tahan Lama untuk Pria

Seperti telah dijelaskan diatas, setinggi apa pun frekuensi berintim-intim tak selalu bisa dikategorikan hiperseks. Pada pasangan pengantin baru atau mereka yang terpisah cukup jauh dengan tenggang waktu lama, biasanya, aktivitas hubungan seks menjadi tinggi.

Namun tingginya frekuensi tersebut lebih diwarnai oleh tingginya dorongan atau kebutuhan seksual semata-mata, bukan oleh sebab-sebab tertentu yang menjadi ciri utama perilaku hiperseks, demikian menurut Dr Gerard Paat, MPH, konsultan seksologi di Biro Konsultasi Kesejahteraan Keluarga RS St. Carolus, Jakarta.

Dari frekuensi hubungan seks memang bisa dilihat apakah seseorang hiperseks atau tidak, yakni bila frekuensinya melebihi ukuran normal.

Dari ukuran normal ini, bila terjadi peningkatan drastis, semisal jadi 3-4 kali sehari atau rata-rata 20 kali per minggu, barulah bisa dicurigai salah seorang di antara mereka menderita kelainan/gangguan seksual yang dinamakan hiperseks. Penderitanya bisa pria, bisa juga wanita.

Lalu bagaimana tanda-tanda hiperseks pada pria maupun wanita?

Hiperseks pada pria

Disebut satyriasis, disebabkan faktor fisik maupun psikis. Dari aspek fisik, salah satunya, peradangan di saluran kemih yang merangsang kerja saluran tersebut sedemikian rupa hingga individu bersangkutan terkesan “haus” untuk selalu berintim-intim.

Penyebab peradangan ini harus segera ditemukan agar bisa dipastikan upaya penyembuhannya. Soalnya, bila tak segera diobati, dikhawatirkan peradangan tersebut akan meluas menjadi peradangan di buah zakar. Tentu saja peradangan pada “pabrik” sperma ini akan berpengaruh pada hubungan seksual, di antaranya mengganggu produksi hormon testosteron.

Sementara aspek psikis bisa berupa ketidaknyamanan dalam diri yang membuat kebutuhan akan kedekatan dengan pasangan meningkat tajam. Tak tertutup kemungkinan ia menderita konsep diri yang sangat rendah hingga khawatir tak mendapat perhatian dari pasangan.

Untuk menutupi perasaan tak amannya, ia lantas berusaha keras menunjukkan keperkasaan di ranjang sebagai satu-satunya kelebihan yang ia miliki. Atau sebaliknya, membangun “pertahanan” dengan kecurigaan berlebih, semisal mencurigai pasangan ada main dengan orang lain, tapi ia tetap menuntut aktivitas berintim-intim lebih sering dari biasanya.

Penyebab lain, aktivitas berintim-intim dijadikan satu-satunya cara berkomunikasi karena merasa tak mampu membuka diri atau menjalin komunikasi dengan baik. Bisa pula karena terbiasa memanfaatkan aktivitas berintim-intim sebagai sarana pelepas ketegangan, seperti yang kerap terjadi pada pekerja-pekerja yang bidang pekerjaannya dirasa memiliki tingkat stres amat tinggi.

Atau, lantaran tak terpenuhinya keinginan atau harapan seksual yang bersangkutan. Ketidakpuasan atau bahkan ketiadaan aktivitas yang satu ini kemudian menimbulkan masalah-masalah psikologis, seperti gelisah terus-menerus, susah tidur, dan cenderung marah-marah tanpa sebab.

Ketidakjelasan kondisi psikis ini akan menyeretnya untuk terus mencari dan mencari kepuasan seks. Sayangnya, upaya pencarian akan pemenuhan kebutuhan seksual tersebut kerap ditempuh lewat jalur-jalur di luar ketentuan masyarakat, semisal dengan “jajan” atau malah berselingkuh.

Hingga, kondisi ini kemudian memunculkan ciri hiperseks selanjutnya, yaitu promiscuity atau kecenderungan berganti-ganti pasangan. Ia menempuh cara tersebut lantaran menganggap pasangannya tak bisa melayaninya lagi, atau malah “kasihan” pada pasangan. Hiperseks pada wanita Disebut nymphomania, disebabkan sepenuhnya oleh faktor psikis.

Salah satunya berakar pada penyimpangan sewaktu usia balita sampai remaja, semisal menyaksikan bagaimana ibunya kerap dipukuli atau disiksa ayahnya. Berbekal pengalaman buruk inilah, semasa dewasa ia merasa butuh pendamping yang berbeda atau lebih baik dari ayahnya.

Namun dalam pencarian itu, ia tak bisa menemukan nilai-nilai kebaikan pada satu orang, hingga bergaullah ia dengan banyak orang untuk mencari dan terus mencari orang yang dirasa pas. Padahal, pria yang diidamkan takkan pernah kunjung datang.

Bukankah untuk menemukan orang yang sama persis atau malah bertolak belakang sungguh tak mudah? Selalu akan ada saja satu atau dua pria yang memenuhi kriteria fisik, tapi kepribadiannya meragukan. Atau secara aspek kepribadian cocok, tapi aspek lain tak cocok.

Ketidakcocokan ini menimbulkan sederet ketidakpuasan yang mendorongnya mencari dan terus mencari, hingga akhirnya membentuk semacam kebiasaan pada tubuh. Celakanya, kalau ia sudah terpengaruh atau minimal mengenal hubungan seks, kebiasaannya untuk berganti-ganti pasangan makin membuatnya nyandu atau ketagihan seks.

Sama halnya dengan kebiasaan merokok yang bisa menyebabkan ketagihan. Bukan semata-mata karena nikotin, melainkan pola kebiasaan itu sendiri. Hingga, kala harus berhenti merokok akan sulit sekali dilakukan. Minimal ia akan tetap pegang rokok meski tak diisap, atau tetap diisap tanpa harus dinyalakan.

Bisa pula hubungan seks ini dipakai sebagai senjata untuk “memancing” pria yang semula dianggapnya sebagai pria idaman. Hingga bisa dikatakan, dorongan seks yang berlebihan sebetulnya merupakan pemuasan kejiwaan belaka.

Kasus serupa bisa pula dialami pria. Misalnya, si Buyung melihat bapaknya sering dilecehkan hingga akhirnya dia berusaha membalas dendam pada wanita dengan menyetubuhi siapa saja hanya untuk dicampakkan begitu saja.

Hingga gonta-ganti pasangan dijadikan sarana untuk mencari kenikmatan psikis yang bisa memuaskan nafsu balas dendamnya. Selain frekuensi hubungan seks yang sangat tinggi, harus diperhatikan ada-tidaknya ciri promiscuity, sebelum mencurigai pasangan menderita hiperseks.

Maka, bila benar salah satu dari pasangan menderita hiperseks, Anda harus minta bantuan ahli. Bagaimanapun, kualitas berintim-intim pada suami-istri yang salah satunya menderita hiperseks, tak sebagus dengan yang dilakukan atas dasar sukarela atau suka sama suka.

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan yang ‘Gila Seks’?

kenapa pria berbohong kepada wanita

Hiperseks merupakan jenis kelainan seksual pada seseorang. Kelainan ini dialami pria maupun wanita.Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan yang ‘Gila Seks’?

Kelainan ini berdampak pada ketidaknyamanan salah satu pasangannya saat bercinta. Namun, masalah ini bukan tidak bisa diatasi. Berikut ini tips mengatasi pasangan hiperseks.

Ajak diskusi

Bertukar pikiran adalah jalan keluar dari setiap masalah. Cara ini juga bisa Anda lakukan untuk menghadapi pasangan hiperseks. Bicarakan padanya tentang ketidaknyamanan yang dirasakan dan dengarkan keluhannya.

Konsultasi

Apabila masalah tidak bisa diselesaikan dengan cara diskusi, Anda bisa mengajak pasangan konsultasi ke dokter atau psikolog seksual. Mungkin mereka membutuhkan penanganan medis atau terapi.

Alihkan perhatian

Cobalah cari aktivitas lain yang lebih menyenangkan untuk dilakukan bersama. Anda juga harus menghindari pembicaraan yang menyinggung seks. Cara ini mungkin dapat mengalihkan perhatiannya dari seks.

Menjadi tim

Setelah menikah, masalah salah satu pasangan menjadi masalah berdua. Jadi, cobalah mengatasi masalah ini bersama. Bukan menyalahkan pasangan yang mengalami gangguan seks.


Begini Cara Mengatasi Hiperseks

tips memiliki wajah kencang tanpa operasi

Pernahkah Anda merasa kurang puas saat bercinta dengan pasangan Anda? Mungkin Anda termasuk orang yang memiliki gejala hiperseks. Berikut adalah ulasan tentang penyebab seseorang mengidap hiperseks dan cara mengatasinya.

Hiperseks adalah suatu keadaan dimana seorang wanita atau pria melakukan hubungan suami istri secara berlebihan.
Tanda-tandanya bisa diketahui melalui frekuensi bercinta dalam waktu tertentu atau keluhan pasangan akan ketidakpuasan di atas ranjang.

Seseorang dapat mengidap hiperseks karena beberapa alasan. Pertama, bawaan lahir atau gen. Seseorang mungkin sudah berpotensi mengidap hiperseks sejak lahir.

Gairah bercinta yang berlebihan, bahwa faktor penyebab hiperseks yaitu kepekaan terhadap hormon atau stimulan lainnya, atau adanya kelainan di otak yang merupakan organ seks terbesar. Ketiga, sang suami atau istri yang kurang bisa mengimbangi gairah pasangannya saat bercinta. Akibatnya, pasangan mungkin akan sering meminta untuk melakukan hubungan suami istri.

Untuk mengatasinya, pasien hiperseks dapat mengikuti langkah-langkah ini.

Pertama, jangan terlalu sering membicarakan sesuatu yang mempunyai topik ‘seks’ dengan pasangan Anda. Hal itu dapat menyebabkan gairah bercinta Anda sering muncul kembali.

Kedua, diskusikan masalah Anda dalam suatu kelompok yang memiliki masalah yang sama, dalam hal ini tentu hiperseks. Dengan cara ini, Anda mungkin dapat menemukan tips untuk menyembuhkan kecanduan bercinta.

Ketiga, berkonsultasilah dengan pihak profesional seperti psikiater. Mereka pasti akan memberikan solusi bagi Anda yang menderita hiperseks.


Suami Hiperseks, itu Hebat?

Saling Mengalah dalam Hubungan

Islam memiliki pandangan tersendiri terkait permasalahan hiperseks ini.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyarankan kepada kaum muslimin untuk menyalurkan syahwatnya dengan cara halal. Karena ini merupakan cara paling ampuh, agar manusia tidak menginginkan sesuatu yang haram.

Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا رَجُلٍ رَأَى امْرَأَةً تُعْجِبُهُ فَلْيَقُمْ إِلَى أَهْلِهِ ، فَإِنَّ مَعَهَا مِثْلَ الَّذِى مَعَهَا

“Jika seorang lelaki melihat wanita cantik yang menarik hatinya, hendaknya dia segera mendatangi istrinya. Karena apa yang ada di istrinya sama seperti yang ada di wanita itu.” (HR. Ad-Darimi 2270 dan dishahihkan Husain Salim Asad).

Karena alasan ini, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hubungan badan yang dilakukan pasangan suami istri, sebagai amal soleh yang bernilai sedekah. Sebagaimana ketika itu disalurkan dengan cara yang haram, bisa bernilai dosa.

Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ

“Dalam hubungan badan kalian, bernilai sedekah.”

Mendengar ini, para sahabat bertanya,

“Apakah ketika kami melampiaskan syahwatnya (dengan istri), kami akan mendapatkan pahala?”

Jawab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ

“Bukankah jika kalian salurkan dengan cara yang haram, kalian mendapatkan dosa?. Seperti itu pula ketika kalian salurkan dengan cara yang halal, kalian akan mendapatkan pahala.” (HR. Muslim 2376).

Berdasarkan hadis ini, Imam an-Nawawi menyatakan bahwa menyalurkan syahwat jimak merupakan syahwat yang disukai para nabi dan orang soleh. An-Nawawi menyebutkan beberapa alasan untuk itu,

Beliau mengatakan,

اعلم أن شهوة الجماع شهوة أحبها الأنبياء و الصالحون, قالوا لما فيها من المصا لح الدينية و الدنيوية, و من غض البصر, و كسر الشهوة عن الزنا, و حصول النسل الذي تتم به عمارة الدنيا و تكثر به الأمة إلى يوم القيامة. قالوا: و سائر الشهوات يقسي تعاطيهم القلب, إلا هذه فإنها ترقق القلب

“Sadari bahwa syahwat jimak adalah syahwat yang disukai para nabi dan orang-orang shalih. Mereka menjelaskan, karena dalam jima terdapat berbagai mashalat agama dan dunia, seperti menundukkan pandangan, meredam syahwat dari zina, mendapatkan keturunan, sehingga dunia semakin makmur, dan memperbanyak jumlah umat islam sampai kiamat. Mereka juga menjelaskan, semua syahwat bisa mengeraskan hati jika disalurkan kecuali syahwat ini. Karena syahwat ini bisa melembutkan hati.” (Syarh Arbain an-Nawawi, hlm. 76. Penjelasan hadis ke-25)


Terlalu Sering, Bisa Berbahaya?

dian sastro dan indraguna sutowo

Kuat dalam hubungan badan, menjadi kelebihan tersendiri bagi lelaki. Hanya saja tidak disarankan untuk dilakukan terlalu sering, yang itu bisa menyebabkan fisiknya lemah. Bahkan sebagian ulama yang ahli dalam pengobatan ala arab, menyebutkan bahwa terlalu sering jimak, menyebabkan penuaan dini.

Dalam al-Adab as-Syar’iyah, Ibnu Muflih menjelaskan,

ومزاج المني حار رطب، لأنه من الدم المغذي للأعضاء الأصلية، ولهذا لا ينبغي إخراجه إلا لشدة الشهوة، فإن الإكثار منه يطفئ الحرارة الغريزية، ويشعل الحرارة الغريبة، ويسقط القوة، ويضعف المعدة والكبد، ويسيء الهضم، ويفسد الدم، ويجف الأعضاء الأصلية ويسرع إليها الهرم والذبول

Mani adalah campuran zat panas dan basah. Karena mani bersumber dari darah bersih yang mengirim nutrisi makanan ke seluruh anggota badan. Karena itu, tidak selayaknya dikeluarkan kecuali ketika di puncak syahwat. Karena terlalu sering mengeluarkan mani, akan memadamkan instink panas di badan, dan menyulut panas dari luar. Serta menurunkan kekuatan, melemahkan lambung dan liver. Mengganggu pencernaan dan merusak darah. Membuat anggota badan layu, sehingg cepat tua. (al-Adab as-Syar’iyah, 2/385)

Apa yang Harus Dilakukan Istri?

Selama ini tidak membahayakan dirinya atau suaminya, istri wajib memenuhi ajaakn suaminya. Karena ini bagian dari hak suami yang wajib ditunaikan istrinya. Menolak tanpa alasan, bisa bernilai dosa besar.

Jadikan keadaan ini sebagai kesempatan bagi istri untuk mendulang pahala. Hadirkan perasaan bahwa dia sedang menunaikan kewajibannya. Sehingga dia tunaikan hajat suaminya juga dengan semangat.

Ayo Sebarkan Konten Bermanfaat Ini!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pilihan Editor