Ini lho, Alasan Lain Gak Boleh Pacaran pada Masa Sekolah

Kali ini ane bakalan bahas tentang alasan kenapa anak sekolah gak boleh pacaran dulu. Ini kita bicara diluar konteks agama yaah Gan Sis. Mari sebelum baca jangan lupa follow,cendol, rate dan setelah baca tinggalin komen juga yaah.
Yuk langsung aja.

Ketika laki-laki dan perempuan mulai pendekatan, saling suka lalu tersematlah kata jadian, maka bisa disebut pacaran. Yaa gitu lah intinya, Agan dan Sista pasti paham kan maksudnya? Pastilah yaa, udah pada dewasa ini.

Namanya pacaran pasti hati bawaannya selalu seneng, apa yang dilihat begitu indah. Baru aja ketemu udah pengen ketemu lagi, pengen ngobrol juga jalan bareng. Semua itu bisa berlangsung sebulan pertama saat dinyatakan Jadian. Nah kalo anak sekolah sebulan itu atau setengah bulan aja deh, bisa kebayang kan gimana terbengkalainya sekolah? Mulai dari ngumpulin tugas yang gak tepat waktu, ngerjain tugas diundur-undur, tidur semakin larut karena sibuk chat, sampe pas bangun tidur mata jadi bengkak disertai lingkaran hitam sekitar mata karena waktu istirahat dipakai untuk komunikasi dengan si dia.

Itu baru sebulan pertama, belum lagi bulan-bulan selanjutnya udah mulai timbul masalah. Nah dari masalah itu bisa mempengaruhi kondisi psikologis yang salah satunya berupa terpecahnya konsentrasi belajar. Bagi yang tidak bisa manage pikiran dengan baik, itu tentu sangat mengganggu. Ada yang sampai seperti tak ada gairah hidup. Sungguh sangat disayangkan, banyak waktu yang terbuang hanya karena memikirkan masalah dengan si dia. Karena apa? Masa muda itu masa emas yang seharusnya digunakan untuk belajar sungguh-sungguh, berkarya juga berprestasi sebanyak-banyaknya.

Kalo belum bisa berkarya untuk keluarga, berkaryalah untuk diri sendiri guna menyongsong masa depan.

Nah buat kamu yang masih sekolah, baiknya gak usah pacaran dulu. Soalnya pacaran selagi masih sekolah itu kebanyakan sekolahnya malah terbengkalai karena pikirannya ke si dia teruss. Iya gak? Artinya belum bisa manage pikiran juga waktu. Salah satu tujuanmu sekolah pasti karena kamu punya impian besar kan? Nah lebih baik fokus untuk menggapai mimpi dan cita-cita kamu dulu. Urusan pacar dinomor sekiankan aja yah.

Buat kamu yang ngeyel dengan alasan ngeliat kondisi ini.
Orang yang biarpun pacaran tapi sekolahnya teratur, bagus bahkan berprestasi.

Ingatlah bahwa itu hanya segelintir orang yang punya tingkat kefokusan tinggi, manajamennya bagus, punya target, tegas juga berani mengambil keputusan. Kesemua itu bisa dirangkum dengan frasa Kontrol Diri Artinya apa? Dia mampu mengendalikan apa yang dia lakukan. Kalo waktunya belajar dia bisa nolak hal-hal yang bisa mengganggu belajarnya, contoh (chat atau telponan, diajak jalan sama si dia) nanti ketika belajar selesai barulah ambil aktivitas lain. Dan segelintir orang itu juga biasanya menempatkan pacar pada urutan kesekian, jadi siap-siap lah gak diprioritaskan kalo timenya lagi gak tepat.

Urutannya
Mimpi -> karya -> prestasi -> …… -> pacar

Itulah kenapa banyak orang yang nasehatin gak usah pacaran, mending sekolah dulu yang bener. Yaa karena alasan bahwa kontrol diri belom mantep. Terutama bagi yang usianya dibawah 21 tahun, karena umumnya belom bisa bedain mana yang salah dan bener. Kalaupun udah ada yang bisa itu masuk kategori khusus (istilah buat dia yang cepat paham, gak mudah terpengaruh dan self controllingnya sangat bagus)

Paham kan?

Kalau kesemua mimpi juga cita-citamu sudah tuntas barulah kamu mulai searching jodoh, lalu bergerak ke pelaminan. Kan enak kalo kaya gitu.

Kamu gak malu? 
Ketika teman-temanmu sudah jauh melaju, sukses, dan berprestasi sementara kamu sesenti pun belum beranjak dari tempatmu, masih saja berkutat dengan si dia.
Ah sudahlah…mulai sekarang yukk fokus dulu menggapai cita-cita. Urusan cinta biar belakangan. Tenang aja.

Itu sih alasannya, Agan dan Sista ada yang mau nambahin? Yuk coret-coret di bawah.

Ayo Sebarkan Konten Bermanfaat Ini!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pilihan Editor