Suami Terhebat Adalah Yang Mau Membantu Pekerjaan Rumah Tangga. Setuju?

Mayoritas suami di zaman sekarang ini seolah-olah enggan membantu istri untuk mencuci piring setelah makan malam atau mengepel lantai rumah yang kotor.

Dalam jiwa mereka ada perasaan gengsi untuk turut serta meringankan pekerjaan istrinya. Hal tersebut mungkin bisa dimaklumi jika sang istri tidak bekerja dan hanya fokus membersihkan rumah.

Namun disadari atau tidak, pekerjaan rumah tangga yang keliatannya sepele itu ternyata menguras tenaga yang sangat besar.

Oleh karena itu sudah semestinya para suami membantu meringankan pekerjaan rumah tangga sang istri. Setidaknya bantulah istri untuk mencuci piring, memasak, mengurus anak atau membantu pekerjaan rumah tangga lainnya.

Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Baginda NAbi Agung Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Suatu ketika, Aisyah binti Abu Bakar Radhiallahu anhumma pernah ditanya oleh salah seorang sahabat.

“Apakah yang Nabi lakukan ketika berada di rumah bersama istrinya?” Ia menjawab, “Dahulu Nabi biasa membantu pekerjaan rumah keluarganya.”(HR. Bukhari).

Baca Juga: Mata Kanan Sering Kedutan, Jangan Disepelekan. Ini Artinya…

Membantu pekerjaan rumah keluarganya tentu saja meliputi hal apa saja yang boleh jadi istri butuh bantuan. Contoh sederhana seperti mencuci pakaian, menjemurkan pakaian, sampai pada tahap paling kecil, menyapu rumah dan memandikan anak-anak.

Hal ini terkonfirmasi dalam hadits yang lain. Suatu waktu, Urwah bertanya kepada bibinya Aisyah, “Wahai Ummul Mukminin, apakah yang dikerjakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika ia bersamamu (di rumahmu)?”

Aisyah berkata, “Ia melakukan (seperti) apa yang dilakukan oleh salah seorang dari kalian jika sedang membantu istrinya, ia memperbaiki sendalnya, menjahit bajunya & mengangkat air di ember.” (HR. Ibnu Hibban).

Jika seorang suami bisa meneladani hal ini kala berada di rumah bersama istrinya, maka bukan saja kepribadian Muslimnya akan semakin kuat, secara psikologis, cinta istri kepada sang suami juga akan sangat meningkat, sehingga istri akan merasakan ketentraman luar biasa.

Dalam situasi seperti itu, maka keluarga sakinah akan semakin dekat dalam pencapaian, sehingga keluarga benar-benar menjadi tempat dimana iman dan taqwa terus tersuburkan, sebagaimana Nabi sampaikan bahwa “Rumahku Surgaku.”

Tetapi, apakah bentuk membantu istri ini sebatas apa yang tersurat di dalam hadits-hadits di atas? Tentu saja tidak, tetapi menyeluruh, dimana dimensi tersirat yang terkandung harus terus digali dan diupayakan para suami kepada istri atau bapak kepada anak meliputi banyak hal.

Sebagai contoh, kala istri memasuki masa ngidam, dimana mual dan muntah kerap menerpanya, suami harus hadir di sisinya untuk menguatkan moril dan menghiburnya.

Bahkan, dalam momen-momen seperti itu ungkapan verbal bahwa sang suami mencintai istri sangat memberikan pengaruh positif bagi psikologi istri.

Baca Juga: Bahagiakan Istrimu dan Bersikaplah Romantis Padanya, Niscaya Rezekimu Seperti Ditumpahkan dari Langit

Pada masa istri baru melahirkan hingga anak berumur enam bulan seorang suami juga harus siap begadang membantu tugas istri menenangkan bayi. Mulai dari menimang-nimang hingga mengganti popok bayinya di tengah malam.

Jelas ini pekerjaan tidak mudah, terlebih bagi ayah muda yang baru dikaruniai bayi. Seorang sahabat bercerita tentang pengalamannya membantu istri ngurus bayi di malam hari.

“Yang seruunya buat mata perih kayak kena gas air mata waktu ganti popok jam 1-4 malaam,” ucapnya sembari tertawa bahagia karena ia mampu melalui masa tersebut dengan sukses.

Bahkan para suami tak perlu merasa risih membantu kegiatan istri, tatkala pasangannya itu memang dalam keadaan padat pekerjaan. Bahkan sekedar mencuci piring, memasak air, membuat telor dadar, sudah ikut meringankan bebannya.

Suami menyuapi istri makan
Menyuapi istri bikin pahala suami berlipat-lipat ganda

Baca Juga: Percaya Gak Percaya! Suami Istri Makin Gemuk itu Tanda Pernikahan Bahagia

Namun demikian, Islam tetap mengatur bagaimana semua bisa berjalan secara proporsional. Jangan sampai atas dalih membantu istri, ibadah terhambat.

“Rasulullah, biasa melayani keperluan keluarganya, lantas ketika waktu sholat tiba, beliau pergi meninggalkan sholat.“ (HR. Bukhari).

Sederhananya, istri juga harus ikut membantu mengingatkan suami untuk tidak teledor dalam ibadah.

Misalnya, kala suami bangun di tengah malam karena membantu mengurus bayi dan kala adzan Shubuh tiba, karena kelelahan suami tidak terbangun, sangat baik jika istri membantunya untuk bangun dan bersegera mendirikan sholat.

Di sini dapat diambil catatan penting bahwa sekalipun Rasulullah meneladankan dan menganjurkan kaum bapak membantu pekerjaan istri di rumah, tidak berarti kemudian istri berharap apalagi mengandalkan bantuan suami.

Sebab bagaimanapun suami punya tugas dan kewajiban yang ia tak boleh lalai dalam menjalankannya, terutama dalam hal urusan sholat.

Selain itu, kondisi setiap suami tidak sama. Ada suami yang memang cakap dalam pekerjaan-pekerjaan teknis, sehingga masalah apapun di dalam rumah, seperti plafon rusak, genting rumah tergeser, bisa ditanganinya sendiri.

Baca Juga: Tips Rumah Tangga Bahagia untuk Pasangan Pengantin Baru

Tetapi, ada juga suami yang tidak memiliki kapasitas seperti itu, maka tidak sepatutnya seorang istri menuntut bantuan seperti mereka yang dikaruniai Allah kemampuan tersebut.

Di sinilah suami istri itu disebut berpasangan, karena yang istri tidak mampu, suami hadir membantu. Dan, apa yang suami tidak miliki, istri tak sibuk menuntut dan menggerutu karenanya.

Dan, yang tidak kalah penting adalah bagaimana jika keduanya fokus pada kewajiban masing-masing, suami sibuk bagaimana agar bisa membantu istri, dan istri sibuk bagaimana taat dan hormat kepada sang suami.

Niscaya rumah tangga akan terasa indah dan kehidupan bahagia dunia-akhirat benar-benar bisa dirasakan di dalam rumah sendiri.

Baca Juga: Lagi-Lagi Terjadi, Suami Pergoki Istri Sedang Indehoy dengan Mantan Sehabis Reunian


doa wanita jomblo

Memiliki suami adalah hal yang luar biasa, dan bagi banyak wanita terasa benar-benar menakjubkan. Berikut ada 10 cara untuk mengetahui bahwa pria yang Anda nikahi benar-benar pasangan hidup terbaik bagi Anda dari Tips Pernikahan.

Sepuluh tanda ini berarti Anda benar-benar beruntung telah menemukan seorang suami luar biasa yang menjadi pasangan hidup Anda.

1. Dia masih membuat Anda tersenyum, sampai sekarang

Baik saat Anda sedang berjalan-jalan keliling kompleks atau berlibur di Eropa dia membuat Anda tersenyum bahagia.

2. Anda dan dia tertawa tentang hal-hal yang sama 

Apakah ada hal tertentu yang hanya lucu bagi Anda, namun tidak lucu bagi orang lain kecuali suami Anda? Jika Anda dan suami tertawa terpingkal-pingkal karena hal yang sama, maka ini adalah salah satu indikator bahwa Anda memiliki suami terbaik.

3. Dia menggenggam tangan Anda

Ini adalah salah satu cara untuk mengatakan suami peduli tentang Anda, tanpa bicara. Dia memiliki tangan Anda di acara perusahaannya, saat Anda berada di barbekyu keluarga, atau di depan anak-anak saat sedang berada di taman bermain.

4. Dia masih menganggap Anda wanita menarik

Anda masih menangkap suami yang diam-diam sedang menatap Anda, bahkan setelah beberapa tahun pernikahan. Baik saat Anda sedang berdandan atau hanya memakai kaus dan celana pendek, saat suami mengatakan “Kamu cantik”, Anda tahu bahwa Anda telah memilih pria yang tepat.

5. Dia adalah pendukung terbesar Anda

Apakah dia selalu memberikan pujian pada Anda? Membual tentang keberhasilan Anda kepada teman-temannya? Memberitahu ibunya bahwa Anda adalah ibu yang hebat? Bagaimana pun jalan kehidupan Anda, Anda tahu bahwa suami adalah cheerleader terbaik bagi Anda.

Baca Juga: Curhat Kok Sama Suami Orang? Inilah Awal Kehancuran Rumah Tangga

6. Dia memberikan Anda ruang kebebasan

Seorang suami yang baik tidak akan mengekang Anda. Hang out dengan sahabat, acara menginap, reuni, perjalanan ke luar negeri dengan sahabat, perawatan kecantikan di salon, atau apa pun itu, dia akan membiarkan Anda melakukan hal-hal yang Anda sukai.

7. Dia meminta saran dari Anda sebelum membuat keputusan besar

Hal ini menunjukkan bahwa suami mempercayai Anda dan mengakui keberadaan Anda sebagai sumber daya terbaiknya dalam menyelesaikan masalah.

8. Dia tidak pernah membandingkan masakan Anda dengan masakan ibunya

Dia akan makan lasagna gosong masakan Anda dengan senyum karena ia menghargai layanan yang Anda lakukan untuk keluarga Anda. (Dan dia tidak akan cepat-cepat pulang ke rumah ibunya).

9. Dia menurunkan kursi toilet

Apa yang bisa lebih menghebohkan daripada berjalan ke toilet di tengah malam, dan terjatuh di tengah-tengahnya? Seorang suami yang membuat upaya untuk menempatkan kursi ke bawah pasti adalah tipe pria perhatian.

10. Dia membantu dengan pekerjaan rumah di tanggal ‘itu’

Tipe suami ini layak dipertahankan! Anda tahu Anda telah memilih pria yang tepat jika ia mengumpulkan anak-anak dan membuat mereka keluar dari rumah selama beberapa jam, hanya agar Anda dapat beristirahat. Tentu saja, dia juga meninggalkan botol air panas untuk perut Anda, dan beberapa coklat, karena tahu Anda membutuhkannya.

Baca Juga: Saling Mengalah dalam Hubungan itu Penting untuk Mempertahankan Rumah Tangga

Ayo Sebarkan Konten Bermanfaat Ini!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pilihan Editor